
Kota Bogor, beritainnews.com – Proyek perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di wilayah RT 03 RW 03 Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah sebagai program Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor yang di kerjakan oleh CV. Duta Manggala selaku kontraktor pelaksana dengan pagu kontrak mencapai Rp146,448 juta rupiah.

Namun pengerjaan proyek tersebut menimbulkan kekhawatiran warga sekitar, pasalnya pekerjaan yang dijadwalkan selesai dalam waktu 60 hari kalender dinilai memiliki sejumlah kekurangan pada tata kelola lokasi pengerjaannya.
Sementara berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada selasa 3 November 2026, nampak material konstruksi berupa besi tulangan, lembaran plat logam dan sisa bahan bangunan diletakkan berantakan di sepanjang jalur akses jembatan yang masih dilewati pejalan kaki.
Begitu juga pembatas keamanan yang sangat minim untuk melindungi pengguna jembatan dari risiko benturan material maupun tergelincir di area tersebut, tentu kondisi ini sangat berisiko bagi keselamatan warga, mengingat jembatan tersebut sebagai rute aktifitas warga sehari‑hari.
Selain itu, struktur penyangga jembatan yang sudah menua tampak berada berdekatan dengan tumpukan material, sehingga menambah beban dan risiko kerusakan tambahan pada bangunan JPO yang sedang diperbaiki.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya saat dimintai tanggapan terkait kondisi tersebut, mengatakan proyek perbaikan yang seharusnya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jembatan, namun justru menimbulkan bahaya selama masa pengerjaannya.
Warga meminta pihak Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor bersama konsultan pengawas segera melakukan pengecekan lapangan, merapikan penempatan material, memasang pembatas dan rambu peringatan yang memadai, serta memastikan seluruh prosedur keselamatan kerja dipenuhi sebelum pekerjaan dilanjutkan.
“Saya minta dinas terkait untuk mengecek proyek ini, karna ini menyangkut keselamatan warga,” tegasnya,
Menindaklanjuti hal itu awak media mencoba mengkonfirmasi perihal tersebut ke pihak terkait, namun sangat di sayangkan pihak pelaksana saat dihubungi via WhatsApp enggan memberikan keterangan hingga berita ini di tayangkan.
Pewarta: Tiur
Editor: Anwar S.
@beritainnews.com




