
Kota Bogor, beritainnews.com – Proyek pengerjaan perbaikan drainase di lingkungan RT 04 RW 01 Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor yang dikerjakan PT. Saiban Indo Creative dan konsultan pengawas CV. Abadi Jaya Konstruksi dengan pagu anggaran Rp146,257 juta rupiah,
Nampak proyek dengan batas waktu pelaksanaan 60 hari kalender tersebut menuai pertanyaan serius dari pengamat konstruksi warga sekitar. Pasalnya pekerjaan tersebut terlihat memiliki sejumlah kekurangan dari teknis dalam tahapan pengerjaan nya.

Menurut pengamat yang enggan di sebutkan namanya ia menilai, bahwa galian parit saluran drainase yang baru dibuka tampak dinding tanahnya belum dilengkapi penahan tanah yang memadai. Tentu pondisi ini kata dia menimbulkan risiko longsornya dinding galian kapan saja, terutama saat turun hujan deras yang kini memasuki musim penghujan,
“Selain itu alat pelindung diri yang dikenakan para pekerja di lokasi juga terlihat minim yang beresiko pada keselamatan kerja,” Ungkap nya, Senin 2/10/26.
Bukan hanya itu lanjut dia, proses pemasangan tulangan besi untuk badan saluran drainase juga dinilai tidak tertata rapi dan belum memenuhi standar teknis konstruksi saluran air yang tentunya berdampak pada kualitas saluran drainase cepat retak dan bocor, bahkan rusak sebelum masa pemeliharaan selesai.
“Sehingga drainase yang seharusnya menyalurkan aliran air hujan untuk mencegah banjir di lingkungan tersebut tidak berfungsi dengan baik,” jelas dia.
Menyikapi hal itu, pengamat dan warga setempat berharap kepada para pihak pengawas terkait, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor serta konsultan pengawas untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak), guna meninjau pengerjaan proyek drainase yang di dinilai kurang baik tersebut dan dapat segera di perbaiki sebelum tahap pengecoran dimulai.
Agar anggaran publik yang sudah dikeluarkan dari APBD Kota Bogor tersebut, tegas dia tidak terbuang sia‑sia dan hasil kualitas pengerjaan benar‑benar kuat, sehingga bermanfaat bagi warga Kelurahan Sukaresmi untuk jangka panjang.
Namun sangat disayangkan pihak pelaksana saat di konfirmasi via WhatsApp terkait hal itu tidak memberikan jawaban.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi dari pelaksana dan instansi terkait untuk memberikan keterangan.
Pewarta: Tiur
Editor: Anwar S.
@beritainnews.com




