Beranda berita Pemkot Bogor melalui BPKPSDM luncurkan B-Smart CorpU wujudkan Kompetensi ASN berdaya saing 

Pemkot Bogor melalui BPKPSDM luncurkan B-Smart CorpU wujudkan Kompetensi ASN berdaya saing 

Bogor, beritainnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) Kota Bogor, menggelar Forum Konsultasi Publik dengan tema “Memujudkan Kompetensi Secara Terintegrasi Melalui Bogor Smart Corporate University (B-Smart CorpU)” dengan tagline ‘Belajar, Bertumbuh, Berdampak’ yang sekaligus diluncurkan sebagai sistem transformasi digital, di hotel onih Bogor, jl. Paledang Kota Bogor, Rabu 25/07/26.

Peluncuran sistem B-Smart CorpU tersebut dilakukan langsung Walikota Bogor, Dedie Rachim didampingi Kepala BPKPSDM Kota Bogor, Dani Rahadian, yang turut dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Ketua PGRI, perwakilan PT Taspen, PWI Kota Bogor, Akademisi, serta Pelaku Usaha.

Dedie Rachim dalam sambutannya mengatakan, bahwa persoalan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi tantangan besar yang dihadapi hampir seluruh organisasi, termasuk pemerintah daerah yang menurutnya, keterbatasan kuota penerimaan pegawai baru di tengah banyaknya ASN memasuki masa pensiun yang harus diantisipasi dengan peningkatan kompetensi dan perubahan pola kerja.

“Saat ini kita menghadapi kondisi di mana kebutuhan pegawai terus meningkat, sementara kuota penggantinya sangat terbatas. Karena itu, peningkatan kapasitas ASN menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tuturnya.

Dedie juga menyampaikan Pemkot Bogor akan terus mendorong transformasi birokrasi menuju sistem digital sehingga paperless penganggaran pemerintah tidak lagi mengacu pada pola tahun sebelumnya, akan tetapi lebih kepada berbasis indikator kinerja yang dapat dipantau secara digital, maka dalam hal ini kata Dedie, ASN dituntut terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu beradaptasi dengan perubahan sistem digital yang ada.

Kendati demikian, Dedie sangat mengapresiasi kualitas ASN Kota Bogor yang dinilai memiliki daya saing yang sangat baik dibandingkan daerah lain. Maka ia berharap melalui sistem pembelajaran digital Corporate University semuanya dapat dievaluasi secara ketat berdasarkan kualitas hasil terhadap kinerja organisasi.

“Melalui B-Smart CorpU, ASN Kota Bogor harus terus meningkatkan kemampuan agar tetap relevan dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan pelayanan publik,” harap Walikota Bogor Dedie Rachim.

Sementara Kepala BKPSDM Kota Bogor Dani Rahadian menjelaskan B-Smart Corporate University dirancang sebagai sistem pembelajaran terintegrasi yang menyatukan seluruh proses pengembangan kompetensi pegawai dalam satu ekosistem.

Forum Konsultasi Publik yang digelar ini kata Dani, untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh terhadap kebijakan Corporate University sekaligus juga membangun komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam mendukung implementasinya.

“Corporate University menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kapasitas ASN secara berkelanjutan sehingga mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang terus berkembang,” jelasnya.

Kemudian ketua penyelenggara yang juga sekretaris BKPSDM Kota Bogor, Ana Ismawati menambahkan, bahwa forum Konsultasi publik ini merupakan ruang bagi perangkat daerah untuk mengkomunikasikan rencana Kebijakan secara terintegrasi,

“Bagaimana kebijakan pemerintah kota Bogor kedepan ini mampu diberikan respon oleh seluruh stakeholder dalam forum Konsultasi publik,” Ujarnya.

Peluncuran sistem digital B-Smart Corporate University tersebut, menurutnya sebagai amanat khusus sejak diterbitkannya Undang-Undang ASN nomor 20 tahun 2023 bahwa, kewajiban terkait pengembangan kompetensi pegawai sebuah paradigma baru,

“Kalau kita kenal sebelumnya para pegawai memiliki kewajiban 20 jam pelajaran mengembangkan kompetensi setiap tahun, tetapi dengan lahirnya undang-undang ini yang kami tangkap juga dengan kebijakan daerah, bahwa pengembang kompetensi daerah ini harus dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan,” papar Ana.

Menurutnya bahwa kebijakan ini tdak hanya perannya BPKPSDM selaku perangkat daerah yang membidangi kepegawaian dan pengembangan pegawai, akan tetapi menjadi peran para teman-teman perangkat daerah,

“Karena mengembangkan kompetensi perangkat daerah ini harus didukung secara mandiri oleh perangkat daerahnya bahkan oleh pegawai secara individual,”ungkapnya.

Ia berharap forum Konsultasi publik dan peluncuran sistem digital B-Smart Corporate University dapat berjalan dengan baik dalam menunjang mengembangkan kompetensi SDM para pegawai,

“Tentu kami memiliki PR besar untuk melanjutkan tahapan berikutnya, yang tentunya terkait kebijakan Peraturan Walikota (Perwali) sehingga penyelenggaraan Corporate University di kota Bogor ini dapat kami selesaikan dengan baik,” pungkas Sekretaris BKPSDM Kota Bogor ini.

 

Reporter: An

 

Editor: Anwar S.