
Bogor, beritainnews – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor bekerjasama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Kautsar Universitas Pakuan (Unpak) Kota Bogor, mengadakan kegiatan Muharraman dengan mengusung tema,” Berbagi Santunan, Menebar Kepedulian Dan Menguatkan Syiar Islam Melalui Pelatihan Pemulasaraan Jenazah,” di Masjid Al-Kautsar Unpak Kota Bogor, Jum’at 26/6/26.
Perhelatan Muharraman ini, selain menggelar edukasi pemulasaraan jenazah yang diikuti peserta dari MUI, masyarakat, serta jajaran Masjid Al-Kautsar. Pada kegiatan ini juga ada 75 anak yatim piatu yang turut disantuni.
Ketua MUI Kecamatan Bogor Tengah Ade Anwar, bersyukur dapat bekerjasama dengan Masjid Al-Kautsar Unpak Kota Bogor,
“Alhamdulillah, kami MUI Kecamatan Bogor Tengah kota Bogor bersyukur atas kerjasama ini, sehingga kegiatan Muharraman dapat dilanngsungkan dengan lancar dan baik, ” tuturnya.
Adapun, lanjut Ade, kegiatan pemulasaraan atau memandikan Jenazah ini sebagai edukasi tata cara memandikan jenazah dengan baik dan benar sebagaimana aturan Islam yang ada, tentu ini menjadi kewajiban bagi seorang muslim yang faham dalam hal itu, agar dapat turut memberikan pengetahuan kepada muslim lainnya.
“Memandikan jenazah ini adalah kewajiban kita, yang tentunya ada tata caranya, maka bilamana kita memandikan tanpa tata cara yang baik dan benar, maka itu tidak baik bagi jenazah seorang muslim. Karena dalam memandikan jenazah tidak sembarang dan harus tau ilmunya,” ujar Ade.
Dalam hal ini kata Ade, bahwa pihaknya bersama DKM Masjid Al-Kautsar Universitas Pakuan memberikan pasilitas bagi semua kalangan khususnya pengurus MUI dan juga para DKM kecamatan Bogor Tengah.
“Mudah-mudahan kegiatan muharram ini, di Ridhoi Allah SWT dan diberikan kemudahan serta kelancaran. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para peserta,” harapnya.
Sementara ketua DKM Masjid Al-Kautsar Kampus Unpak Kota Bogor, Jalaludin Al Mahali, mengatakan, bahwa tujuan dari kegiatan muharraman ini merupakan itikad dalam berbagi sebagai bentuk perhatian terhadap sesama, khususnya para anak-anak yatim-piatu.
“berbagi kepada mereka yang kurang mampu adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT, sehingga melalui kegiatan ini, diharapkan kita dapat lebih peduli akan sesama, karena ini termasuk bagian dari orang orang yang bersyukur,” ujar Jalaludin Al Mahali.
Adapun, kata Jalaludin bahwa, pelatihan pemulasaraan jenazah ini untuk turut membantu para Amilin, baik ditingkat Desa maupun Kelurahan untuk berkolaborasi bersama-sama membangun kepedulian terhadap jenazah atau yang wafat bagi seorang muslim dalam memandikannya secara baik.
“Kewajiban seorang yang hidup kepada yang mati itu ada empat, pertama adalah memandikan, kedua mengkampani, ke tiga mensholatkan, dan yang keempat adalah menguburkan,” ungkapnya.
Jalaludin berharap kegiatan yang dilakukan DKM Masjid Jami Al-Kautsar Unpak dengan para tokoh agama dan para akademisi merupakan syiar Islam, yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat muslim, khususnya warga sekitar di kota Bogor.
“kegiatan ini untuk menedukasi, terutama dikalangan akademis dilingkungan sekitar Universitas Pakuan dan seluruh masyarakat, sehingga tidak buta terhadap kewajiban kita sebagai seorang muslim yang hidup terhadap saudara kita yang wafat dalam memandikan jenazahnya maupun mensholatkannya dengan baik. ‘Semoga kegiatan ini dapat terus berkesinambungan,” Tandasnya.
Reporter: Ismet
Editor: Anwar S.




