
Bogor, beritainnews – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Utsmanil Hakim Kota Bogor, menggelar acara wisuda tahfidz sekaligus pelepasan siswa dan siswi SDIT Utsmanil Hakim tahun ajaran 2025/2026 di Gedung Serba Guna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jalan Pemuda Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Rabu 24/6/2026.

Kepala Sekolah TK dan SDIT Utsmanil Hakim, Siti Suningsih, dalam kegiatan tersebut menyampaikan, SDIT Utsmanil Hakim Kota Bogor, telah meluluskan 36 orang wisudawan kelas VI dan juga meluluskan wisudawan Tahfidz sebanyak 28 orang, yakni terdiri dari wisuda juz 30 untuk kelas 2 dan kelas 3, wisuda juz 27,28, 29, bahkan menurutnya ada 2 orang zoom wisuda juz 2 sudah 6 juz hapal di SDIT Utsmanil Hakim.
“Kami menitip beratkan kepada mereka, bahwa walaupun sudah jadi Hafizh Qur’an, tetap harus siap mengedepankan adab dan ilmu, karena adab atau karakter itu lebih tinggi daripada ilmu,”tutur Siti Suningsih.
Kedepan ia berharap anak-anak tersebut dapat mengamalkan semua ilmu, pengalaman, dan hikmah, kemudian nilai-nilai yang sudah di ajarkan, sebagaimana bahwa menjunjung tinggi nilai-nilai menghormati orang tua, guru, kaka kelas atau orang yang lebih tua yang diharapkan mereka nanti akan siap menghadapi kerasnya kehidupan dikemudian hari.
Untuk itu Siti Suningsih berpesan kepada para lulusan agar senantiasa menjadikan akhlak dan adab sebagai fondasi utama dalam kehidupan yang menurutnya, bahwa keberhasilan akademik dan kemampuan menghafal Al-Qur’an harus sejalan dengan perilaku yang baik.
“Yang utama bagi para alumni agar selalu menjaga salat lima waktu, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga nama baik almamater di mana pun mereka melanjutkan pendidikan, “imbuhnya.
Selain itu lanjut Siti Suningsih, bahwa Yayasan Utsmanil Hakim juga tidak hanya fokus pada pendidikan berkualitas, akan tetapi terus menjalankan program sosial bagi masyarakat kurang mampu.
“Kami Yayasan Utsmanil Hakim juga memberikan pembebasan biaya pendidikan, uang pangkal, SPP, hingga fasilitas antar-jemput bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu yang telah melalui proses verifikasi,” ujarnya.
Adapun sambungnya berbagai program unggulan yang dilakukan, yakni mengintegrasikan pendidikan agama, akademik, bahasa asing, serta pembentukan karakter, yang sejauh ini Yayasan Utsmanil Hakim terus berupaya melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Lebih jauh ia memaparkan dalam mensosialisasikannya bahwa dulu program Native speaker yang pernah berjalan, kini akan back to school akan kembali ke sekolah. “Dulu sempat berhenti karena Corona agak kesulitan mendatangkan Native speaker, tadi sempat hadir Native speaker dari Amerika Serikat Mr. Alex datang ke Utsmanil Hakim berdialog dengan salah satu siswa dalam bahasa Inggris dan juga berdialog dengan wali murid,”ujar Siti Suningsih.
Menurut Siti Suningsih, bahwa Mr. Alex dari Amerika hadir sebagai salah satu guru dalam program English Day. Beliau membantu anak-anak lebih aktif dan percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, sebagai salahsatu karakter sekolahnya untuk membiasakan siswa berbicara bahasa Inggris dalam satu hari setiap pekannya.
Selain unggul dalam bidang bahasa dan keagamaan, papar Siti Suningsih, bahwa siswa-siswi Yayasan Utsmanil Hakim juga berhasil mencatatkan berbagai prestasi akademik maupun non akademik, diantaranya beberapa peserta didik tercatat menjadi finalis Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Jawa Barat dan meraih prestasi dalam ajang Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ).
Di tempat yang sama, Zulkarnain selaku ketua panitia dan seksi acara yang juga selaku guru bahasa inggris dan bahasa Arab di SDIT Utsmanil Hakim, mengatakan, acara yang di gelar setiap tahunan ini sebagai bentuk perpisahan yang dimana para siswa dan siswi kelas VI telah mengakhiri pendidikan si sekolah ini.
‘Kami mengadakan wisuda pelepasan acara ini berbentuk dengan memberikan talenta penuh kepada siswa dan siswi khususnya SDIT Utsmanil Hakim,”jelasnya.
Maka sambungnya, acara ini bukan hanya bersifat akademik, tapi juga non akademik, dengan tema,” Mutiara Nusantara Bersatu Membangun Negeri,” dan mereka dari kelas satu sampai dengan kelas enam mereka mengenakan pakaian adat, bahkan tampilan mereka yang ditampilkan didepan para audien dengan tarian-tarian yang bernuansa Nusantara dari berbagai provinsi di Indonesia.
Zulkarnain berharap kepada siswa siswi SDIT Utsmanil Hakim tetap semangat untuk terus menimba ilmu jangan merasa sudah cukup dengan ilmu,
“Ilmu itu luas dan jangan sombong dengan ilmu yang dimiliki, karena diatas langit masih ada langit, maka manfaatkan ilmu di jalan kebaikan dan berikanlah yang terbaik untuk mereka, niscaya suara anda akan terdengar kencang sekalipun anda tidak bersuara,” Ungkapnya.
Semoga anak-anak kelas enam yang lulus hari ini dan sudah tidak lagi berpijak di sekolah Utsmanil Hakim, diharapkan mereka diluar sana bisa memberikan yang terbaik untuk orang tua dan Yayasan Utsmanil Hakim.
Reporter: Ismet
Editor: Anwar S.




