
Bogor, beritainnews – Yayasan Peduli Perempuan Indonesia (YPPI) Qaila Kota Bogor memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 dengan berbagai kegiatan selama dua hari dari tanggal 3-4 juli 2026 di Lapangan Sempur Kota Bogor, sekaligus dalam memeriahkan Hari Jadi Bogor ke-544, sabtu 04/07/26.
Melalui pemotongan tumpeng, acara tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Sosial Kota Bogor, Raden Medi Sandora, didampingi Ketua YPPI Qaila Kota Bogor, Tika Riyanti, yang juga turut dihadiri Sekretaris LLI Kota Bogor Ibu Hj. Tini Sri Agustini, Lurah Sempur Bogor Tengah, Mugya Mulyawan, dan undangan lainnya dengan mengusung tema,”Lansia Berdaya, Bogor Sejahtera, Sinergi Generasi Di Hari Jadi Bogor,”.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Bogor, Raden Medi Sandora, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Ini sebagai bentuk kolaborasi antara komunitas dan pemerintah Kota Bogor, ia juga mengingatkan bahwa lansia bukanlah beban, akan tetapi harus punya peran.
“Alhamdulillah, dengan kegiatan ini tentunya para lansia merasa diperhatikan dengan diberikannya ruang melalui acara ini,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilangsungkan, adapun dengan adanya bazar yang digelar, prodak-prodak UMKM dapat dikenalkan di tempat terbuka.
“Mudah-mudahan prodak-prodak UMKM yang selama ini mungkin hanya di rumah, bisa dikenalkan, sehingga melaui bazar ini para pelaku UMKM mendapatkan pelanggan,” harapnya
Tentunya sambung Medi, para UMKM yang tergabung dalam PPI Qaila, bazar ini menjadi sarana bagi pelaku UMKM dalam mengenalkan prodak-prodaknya, khususnya UMKM Lansia yang dibina PPI Qaila, sehingga stabilitas prodak mereka lebih di kenal di Kota Bogor.
“Kami harapkan kedepannya kegiatan seperti ini dapat lebih ditingkatkan dengan dikemas secara baik yang tentunya dengan legalitas produk dari dinas terkait,”imbuh Raden Medi.
Lalu Ketua YPPI Qaila Kota Bogor, Tika Riyanti Sukmana menuturkan, peringatan HLUN tahun ini, pihaknya menggelar dua kegiatan, yakni Bazar Amal Ramadhan di Kehutanan dan di Lapangan Sempur, yang turut dalam rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) yang ke-544 tahun 2026.
Sesuai dengan momen itu lanjut Tika, bahwa pihaknya berusaha untuk mengadakan kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) dan Dinas Sosial Kota Bogor, sebagai perhatiannya dalam memuliakan para lansia,
“kemeriahan kegiatan yang digelar selama dua hari ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mereka semua dan membuat mereka para Lansia gembira bahagia,” tuturnya.
Adapun jelas Tika, berbagai kegiatan ini diantaranya bazar, workshop, fashion show, lomba fashion show lansia hingga lomba karoeke, selain itu untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap berpikir jernih, kata Tika, pihaknya berikan motivasi melaui Hypnotherapi oleh Pranowo Hari Dewanta.
Atas penyelenggaraan kegiatan ini, Tika menyampaikan terimakasihnya kepada Dinas Sosial Kota Bogor, dan lembaga lanjut usia serta para sponsor Mixagrip, Oplet, Poci, Pegadean, BJB, Bank Kota dan lainyang telah mensupport kegiatan tersebut.
“Dengan mengadakan bazar dilapangan sempur ini sangat baik sekali, tentunya hal ini untuk membuka perekonomian kita agar lebih maju dan ibu-ibu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga bisa mendapatkan pelanggan dan jaringannya lebih luas lagi,” ujarnya.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda dalam setiap tahunnya khususnya di hari lansia, yang diharapkan bisa membuka jaringan pasar yang lebih luas sebagai peluang-peluang baru. Khususnya sebagai motivasi terhadap para lansia agar terus semangat dengan memiliki kegiatan yang bermanfaat.
Sementara itu Sekretaris LLI Kota Bogor Hj. Tini Sri Agustini, menyampaikan terimakasih kepada PPI Qaila atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam turut memeriahkan Hari Lanjut Usia Nasional di Kota Bogor, yang menurutnya penyenggaraan bazar ini mengajak dan memberi luang kepada lansia untuk ikut berperan, dalam pengembangan UMKM.
“Transformasi lansia merupakan kelanjutan perjalanan usia sebagai dilintasan generasi, jadi kami juga dari LLI mengajak anak-anak sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA dan anak pemudi untuk ikut peran aktif didalam kegiatan-kegiatan lansia. ‘Untuk itu kami harapkan kelansiaan ini bisa ada di lintas generasi, seperti yang telah contohkan PPI Qaila sebagai lintas generasinya,” Pungkas Tini Sri Agustini.
Reporter: Ismet
Editor: Anwar S.




