Beranda berita Pasar Jambu Dua disulap jadi Sentra Kuliner UMKM terbesar di Kota Bogor 

Pasar Jambu Dua disulap jadi Sentra Kuliner UMKM terbesar di Kota Bogor 

Nampak pengunjung Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua menikmati kuliner yang tersedia (beritainnews)

Bogor, beritainnews – Pasar Jambu dua Kota Bogor kini ramai dikunjungi para penikmat kuliner dan menjadi pusat perhatian masyarakat luas, hal itu usai lantai 2 pasar tradisional dan modern ini di sulap menjadi tempat Sentra Kuliner Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terbesar di Kota Bogor yang menawarkan berbagai macam kuliner ternama dan kuliner kuliner unik dengan kenikmatannya yang berkualitas.

Selain tempatnya yang luas dan strategis, sentra kuliner yang ada di Pasar Jambu Dua ini memberikan kenyamanan bagi para pengunjung, dengan atapnya yang kokoh dan tinggi yang tidak membuat takut para konsumen kepanasan dan kehujanan.

Investor Pasar Jambu Dua yang juga Dirut PT.BAM, H. Ages saat Poto dilokasi sentra kuliner pasar jambu dua Kota Bogor. (Dok.beritainnews)

Investor pasar jambu dua yang juga Dirut PT. Bogor Artha Makmur (BAM) H. Ages saat ditemui beritainnews.com dilokasi mengatakan, konsep sentra kuliner ini berawal dari perubahan segmen dari pasar tradisional modern menjadi sentra kuliner, khususnya untuk yang di lantai dua.

“Jadi awalnya saya merubah segmen menyatukan pasar tradisional modern dengan konsep pusat kuliner UMKM yang ada di Kota Bogor, dan itu tidak mudah, namun dengan penuh keyakinan saya terus berupaya, sampai seperti yang kita lihat saat ini,” ujarnya, Jumat, 10/07/26.

Perubahan segmen pasar tersebut, papar Ages sejauh ini sudah dilakukannya, namun kala itu masih terbilang banyak yang kurang minat. Kendati demikian ia mengaku tidak putus harapan, pihaknya terus dan terus berupaya menjadikan lantai 2 Pasar Jambu Dua dapat terwujud sebagai sentra kuliner.

Alhasil upaya perubahan konsep segmen tersebut membuahkan hasil yang justru kini menjadi sentra kuliner terbesar di kota Bogor dengan berbagai macam kuliner UMKM kota bogor tersedia di pasar jambu dua.

“Alhamdulillah, sekarang konsep perubahan segmen ini sudah nampak berjalan dengan baik, yang saya liat dalam setiap harinya pengunjung terus berdatangan dan kios serta lost yang masih kosong pun menjadi buruan para pelaku UMKM,” jelasnya.

Kemudian, sambungnya untuk harga sewa kios dan lost yang diberikan dengan harga sangat terjangkau murah standar dan merata kepada semua para pelaku UMKM Kota Bogor.

“Jadi dari total kios dan lost ada 800, dan yang sudah terisi sudah mencapai 80 persen, tersisa 20 persen dan itupun dari waiting list sudah tercatat 200 an yang mendaftar,” ungkap Ages.

Semua ini juga kata Ages, tidak luput dari dukungan dan support Pemerintah Kota Bogor dan PD Pasar Pakuan Jaya yang memberikan ruang dengan turut merekomendasikan para UMKM Kota Bogor ke pasar jambu dua.

Dalam hal ini, menurut Ages bahwa pihaknya juga terus menggalakan dan mengajak kepada para pelaku UMKM Kota Bogor untuk masuk berjualan di Pasar Jambu Dua, karena menurutnya, selain harganya kios dan lost nya terjangkau, para pedagang juga nyaman.

“Kami harapkan para UMKM dapat masuk ke pasar jambu dua sebelum kehabisan tempat, karena kami lihat pengunjung mulai banyak berdatangan, ‘Adapun sentra kuliner di Jambu dua ini, buka dari jam 08 sampai jam 10 malam,” tandasnya.

An

Editor: Anwar S.