Beranda berita Musrembang Desa Ciherang Kabupaten Bogor 2027-2028

Musrembang Desa Ciherang Kabupaten Bogor 2027-2028

Kab. Bogor, beritainnews.com – Pemerintah Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2027 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKPDes) tahun 2028 di Aula Kantor Desa Ciherang Kabupaten Bogor, kamis 24/9/26.

Musrenbangdes tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, diantaranya Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, beserta jajaran, Kepala Desa Ciherang Suherwin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala UPT, kepala sekolah, kepala puskesmas, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Nampak (kiri) Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, bersama Kades Ciherang Kabupaten Bogor, Suherwin. (Dok.beritain).

Usai kegiatan, Kepala Desa (Kades) Ciherang Suherwin mengatakan, Musrenbangdes merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah untuk menampung berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan program pembangunan desa.

“Seluruh usulan yang disampaikan masyarakat nantinya akan dirangkum dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta hasil pembahasan bersama dalam proses penyusunan dan penetapan RKPDes ini, ” ujar Suherwin.

Lebih lanjut ia memaparkan, untuk tahun anggaran 2027, Pemerintah Desa Ciherang memprioritaskan sejumlah bidang pembangunan, antara lain infrastruktur, pendidikan, kesehatan, lingkungan, ketahanan wilayah, digitalisasi desa, serta penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),

Di bidang infrastruktur, sambung Suherwin diantaranya usulan rencana pembangunan betonisasi jalan desa penanganan tebing juga menjadi perhatian, khususnya di wilayah RW 8 dan RW 9 yang sebelumnya terdampak longsor,

“Untuk tahun depan kita bergeser dari Tembok Penahan Tanah (TPT) sungai ke TPT tebingan darat. Ini untuk penanganan wilayah RW 9 dan RW 8 agar tidak terjadi kembali longsor,” ungkapnya.

Prioritas pembangunan tersebut kata dia masih akan dibahas lebih lanjut bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun dan unsur masyarakat lainnya sebelum ditetapkan dalam RKPDes 2027,

Untuk bidang lainnya, menurut Suherwin bahwa Pemerintah Desa Ciherang juga memberikan perhatian terhadap bidang pendidikan dengan diarahkan pada kebutuhan yang dinilai belum sepenuhnya terakomodasi melalui sumber pembiayaan pendidikan lainnya.

“Pada di bidang lingkungan, program tanggap iklim juga kami rencanakan melalui kegiatan penghijauan dan penanaman pohon di lingkungan desa, termasuk di sepanjang jalan desa agar lingkungan menjadi lebih teduh dan nyaman,” tuturnya.

Sementara pada bidang ketahanan wilayah, menurut Suherwin, program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) diarahkan yakni untuk kegiatan normalisasi saluran irigasi dan sungai. Langkah tersebut dinilai penting untuk menangani kebutuhan lingkungan yang bersifat mendesak.

Selain itu, bebernya bahwa Pemerintah Desa Ciherang juga menyiapkan penguatan UMKM. terdapat sekitar 113 pelaku UMKM di wilayahnya dan dukungan yang diberikan mencakup fasilitasi administrasi, Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, bantuan bahan baku dan peralatan, hingga dukungan pemasaran melalui bazar serta kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan Peringatan Hari Besar Nasional.(PHBN),

Ada juga program Kampung Keluarga Berkualitas juga menjadi salah satu perhatian pemerintah desa, terutama dalam penataan administrasi kependudukan dan fasilitasi masyarakat yang membutuhkan kepastian administrasi perkawinan.

“Ini bukan hanya soal data kependudukan, tetapi bagaimana masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan fasilitasi agar administrasinya jelas sesuai hukum agama dan hukum negara,” paparnya.

Kades, Suherwin Poto bersama beberapa unsur terkait usai Musrembangdes (dok.beritain)

Dalam Musrenbangdes tersebut, Suherwin menyampaikan terkait program Satu Desa Satu Sarjana. Untuk tahun 2026 pihaknya telah melakukan proses penjaringan dan menetapkan empat penerima manfaat, terdiri dari satu peserta dari unsur masyarakat umum dan tiga dari unsur perangkat desa.

Adapun pada 2026 ini sambungnya, Desa Ciherang merencanakan penataan kawasan Dayeuh Pajajaran di RW 5 dengan panjang sekitar 560 meter. Penataan tersebut dirancang tidak hanya sebagai pembenahan lingkungan, tetapi juga diarahkan memiliki potensi menjadi destinasi wisata lokal dengan melibatkan pelaku UMKM.

“Untuk konsep destinasi tersebut, akan dilengkapi penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) dan ornamen penerangan sehingga kawasan dapat dimanfaatkan baik pada siang maupun malam hari,” katanya.

Dalam hal ini Suherwin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan bantuan keuangan akselerasi yang menurutnya sangat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami Pemerintah Desa Ciherang memperoleh kepercayaan untuk mengelola bantuan keuangan akselerasi tahun 2026 dan 2027 dengan nilai mencapai Rp1,5 miliar,” jelasnya.

Suherwin berharap berbagai program yang direncanakan melalui Musrenbangdes dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kebutuhan masyarakat, sehingga pelaksanaannya memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ciherang.

Reporter: Ismet

Editor: Anwar S.

@beritainnews.com