Beranda berita DPD LPQQ Kota Bogor tingkatan kompetensi Mu’alim, entaskan buta aksara Al-Qur’an

DPD LPQQ Kota Bogor tingkatan kompetensi Mu’alim, entaskan buta aksara Al-Qur’an

Kota Bogor, beritainnews.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Pembelajaran Qira’atil Qur’an (LPQQ) Indonesia Kota Bogor, menyelenggarakan gerakan pemberantasan dan pengentasan buta aksara Al-Qur’an di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) Kota Bogor, Sabtu 19/9/26.

Ketua Umum DPD LPQQ Indonesia Kota Bogor, Taryat A. Rahman, mengatakan gerakan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan LPQQ Kota Bogor dalam memperkuat syiar Islam untuk meningkatkan kompetensi para pengajar (mu’allim) dan menekan angka buta huruf Al-Qur’an di tengah masyarakat Kota Bogor.

Ketua Umum DPD LPQQ Indonesia Kota Bogor, Taryat A. Rahman, (dok.beritainnews.com)

“Kegiatan di PPIB ini menjadi momentum penting bagi para kader dakwah dan masyarakat untuk bersinergi menciptakan generasi Qur’ani yang bebas buta aksara,” Ujarnya.

Paling utama pada kegiatan ini, kata Taryat sebagai sarana silaturahmi antar guru ngaji di daerah. Adapun sertifikasi nasional mualim ini diikuti sekitar tiga ratus orang meliputi beberapa daerah, diantaranya Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Sukabumi sama Bekasi dan Cianjur.

“Tujuan kami yang pertama ingin menyampaikan ilmu metode Ishlah yang ada di LPQQ kami fokusnya ke Kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an (KBMA), jadi kami fokus ke pemberantasan buta aksara Al-Qur’an,” kata Taryat.

Ia berharap kedepan sertifikasi mualim ini bisa diikuti berbagai jenjang, seperti guru-guru SD, SMP, SMA dan guru-guru Madrasah, yang diharapkan nantinya dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor sama Kementerian Agama,

“Semoga apa yang didapatkan di sertifikasi nasional mualim ini, teman-teman yang di wilayah dengan ilmu metode ishlah di LPQQ dapat diterapkan di KBMA nya masing-masing,” Harapnya

Sementara Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPQQ Indonesia, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi menuturkan, kegiatan ini merupakan Sertifikasi Nasional dan Training Of Trainer (TOT) bagi para Mu’allim (mualim) Qur’an, baik mualim Qur’an di Masjid, Majlis Ta’lim, Mushola dan juga Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di  SD, SMP, SMA yang bertujuan membangun kebersamaan untuk mengentaskan buta aksa Al-Qur’an dikalangan remaja, dewasa dan Lansia,

Pelatihan ini juga lanjut KH. Mahbub targetnya mengacu pada visi dan misinya dengan teknis yang sama untuk mensertifikasi para guru-guru ngaji agar memiliki legalitas mendapatkan SK (Surat Keputusan) sebagai mualim Qur’an bersertifikasi.

“Peningkatkan kompetensi para mualim Qur’an Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam rangka mengentaskan buta aksara Al-Qur’an dan ini dilaksanakan di seluruh Kabupaten Kota di seluruh Indonesia bukan hanya di Kota Bogor saja,”jelasnya.

KH. Mahbub juga menyampaikan, rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor atas apresiasi yang telah diberikan serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, H. Eko Prabowo yang telah turut hadir mewakili Walikota Bogor.

“Beliau mengapresiasi bahkan mengarahkan tindak lanjut dari kegiatan ini. Saat ini guru ngaji di kota Bogor jumlahnya lebih dari 3 ribu. Maka dengan silaturahmi ini kita berupaya mengakomodir untuk sertifikasi legalitasnya, sehingga pengentasan buta aksara Al-Qur’annya bisa mencapai target,” ungkap Ketua Umum DPD LPQQ Indonesia, KH. Mahbub Sholeh.

Ia juga mengingatkan kepada para peserta, bahwa mengajar Al-Qur’an itu mudah dan metode itu hanya sebagai salah satu cara, adapun yang paling utama adalah ruh sebagai mualim Qur’annya lebih bertabarruk (mengambil berkah) terhadap Al-Qur’an dan lebih mengutamakan doa bagi para santri-santrinya,

“Semoga kegiatan ini dapat terbangun kebersamaan dalam rangka mengentaskan buta aksara Al-Qur’an di Kota Bogor khususnya,” pungkasnya.

Reporter: Ismet

Editor: Anwar S.

@beritainnews.com