Beranda berita Patuhi K3: CV. Kamandaka Putra berikan contoh bagi kontraktor lain

Patuhi K3: CV. Kamandaka Putra berikan contoh bagi kontraktor lain

Kota Bogor, beritainnews.com – Pemeliharaan barang milik daerah penunjang urusan Pemerintahan Daerah Rumah Dinas Walikota Bogor jalan Pajajaran No. 42 Kelurahan Babakan Bogor Tengah yang di kerjakan CV. Kamandaka Putra yang bernaung di Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Bogor dengan No. SPK 027/SP 01-Pem.Rumdin.walikota/KPA/2026 untuk waktu pelaksanaan 120 hari kalender dari tanggal 26 Agustus 2026 S/d 23 Desember 2026 yang menelan anggaran Rp. 1.474.622.533 miliar nampak berjalan baik.

Nampak semua para pekerja diatas atap memakai APD saat mengerjakan proyek pemeliharaan rumah dinas Walikota Bogor.. (dok.beritainnews.com)

Dari hasil pantauan beritainnews.com di lokasi tersebut, Selasa 29 September 2026, nampak para pekerja sangat mematuhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan ketat memakai Alat Pelindung Diri (APD), tentu proyek pemeliharaan yang di kerjakan oleh CV. Kamandaka Putra ini menjadi contoh bagi kontraktor lain yang taat pada aturan K3,

Karena sejauh dari ini hasil temuan beritainnews.com dilapangan masih ada beberapa para pelaksana yang tidak ketat dan tegas pada aturan K3, sehingga para pekerja nampak kedapatan tidak mengenakan APD, terutama di atas ketinggian yang rawan terhadap keselamatan pekerja.

Para pekerja dari CV. Kamandaka Putra ketat memakai APD. (dok.beritainnews.com)

Padahal sudah jelas, berdasarkan pada Undang-Undang (UU) No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mana dalam pasalnya mengatur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara lebih spesifik sebagai kewajiban perusahaan untuk menerapkan aturan tersebut yang didalamnya terdapat sanksi administratif hingga pidana.

Tentu acuan ini tidak bisa di anggap hal sepele bagi para pelaku kontraktor, khususnya bagi proyek yang menggunakan anggaran Pemerintah.

Kepala pekerja atau mandor proyek rumah dinas Walikota Bogor dari CV. Kamandaka Putra saat ditemui di lokasi mengaku, bahwa dirinya terus melakukan pengawasan, baik di bidang pekerjaan maupun perhatianmya kepada para pekerja untuk selalu mengenakan APD,

“Ya saya selalu ketat memperhatikan para pekerja. Baik dari kerjaannya maupun keselamatan para pekerja nya, agar selalu mengenakan pelindung diri,” tegas Cecep, saat ditemui dilokasi,

Ia juga menjelaskan, untuk para pekerja saat ini ada sembilan orang pekerja untuk sementara, nanti kata Cecep pihaknya akan menambah para pekerja yang khusus,

“Saat ini masih dalam pembongkaran, dan setelah pembongkaran kita tentu tambah lagi para pekerja khusus, agar pengerjaannya lebih maksimal sesuai harapan dan batas waktu yang di tentukan,” ungkapnya.

Red.

Editor: Anwar S.

@beritainnews.com