
Kota Bogor, beritainnrws.com – Sebagai upaya meningkatkan kapasitas teman-teman relawan pekerja sosial di 68 Kelurahan di Kota Bogor, sebanyak 150 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) mengikuti sertifikasi pelatihan peningkatan kapasitas melalui penguatan peran dan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pekerja sosial masyarakat, ujar Sekretaris Dinas Sosial Kota Bogor, Evandy Dahni, di Aula Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor, Kamis, 3/9/26.
Lebih lanjut Evandy Dahni, menjelaskan, Pelatihan ini diselenggarakan atas kerjasama dan dukungan dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial Kota Bogor dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Bogor, kegiatan tersebut dalam rangka membantu pemerintah Kementerian sosial sebagai perpanjang tangan Dinas sosial dengan melaksanakan tugas-tugas dan fungsi PSM sebagaimana diatur Permensos 10 tahun 2019,
“Sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) 10 tahun 2019 yang memiliki beberapa tugas semakin meningkat pengetahuannya, kemudian semakin meningkat kemampuannya dalam rangka melaksanakan membantu perpanjangan tangan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” jelas Evandy kepada beritainnews.com.
Dia berharap kegiatan peningkatan kapasitas PSM tersebut dapat lebih baik dalam meningkatkan kualitas pengetahuan serta memotivasi semangat para relawan untuk bekerja dengan sepenuh hati dalam menjembatani masyarakat dan pemerintah dalam pelayanan,
“Mudah-mudahan dengan adanya peningkatan kapasitas yang dipasilitasi oleh Kementerian sosial ini teman-teman PSM semakin meningkat mutu pelayanannya terhadap warga dari yang awalnya semula tidak tahu menjadi tahu sehingga nantinya dapat diimplementasikan dan ditularkan ke warga Kota Bogor,”harap Evandy.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Kota Bogor, Fransiska Novrilita Erlina P. Napitupulu, menuturkan, bahwa PSM merupakan Potensi Sumber Kegiatan Sosial (PSKS) yang mana masyarakat sebagai mitra sosial di wilayah-wilayah dalam pelayanan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan sosial,
Fransiska berharap keberadaan PSM di Kota Bogor dapat membantu masyarakat dengan maksimal, karena menurutnya masyarakat juga banyak memerlukan bantuan terutama masyarakat yang berada di desil 1 sampai 5 yang masih mengharapkan banyak perhatian dari pemerintah,
“Semoga para PSM bisa bekerja maksimal, karena PSM ini tanpa dibayar merupakan relawan sosial yang bekerja tanpa pamrih bekerja 24 jam yang membantu kita dimanapun mereka berada, ‘Kami ucapkan terimakasih kepada para relawan PSM atas dedikasi yang diberikan,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Sekjen Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Bogor, Andi Permana mengatakan, dengan kegiatan ini pihaknya selaku relawan merasa tercerahkan dalam pengetahuan terhadap aturan bagi PSM yang mereka belum banyak mengeketahui, terutama bagi PSM yang belum bersertifikat,
“Kami ada dasar pertama teman-teman kami para pekerja sosial masyarakat di Kota Bogor itu banyak yang belum tahu tentang aturannya dan banyak juga yang belum bersertifikasi PSM, karena mereka kalau belum mempunyai sertifikat PSM maka mereka PSM yang walaupun kegiatan sosialnya begitu luar biasa dilapangan namun belum bisa di akui kerelawanan PSM nya” ujarnya.
Andi berharap melalui kegiatan ini mampu memberikan wawasan yang lebih luas lagi terhadap kapasitas kinerja para relawan selaku pekerja sosial di masyarakat, yang diharapkan setelah nantinya mereka dibekali pengetahuan ilmunya dapat menjadi lebih baik dalam membantu pelayanan di masyarakat,
“Tentunya kami ingin memberikan wawasan lebih kepada mereka untuk meningkatkan kapasitas mereka selaku pekerja sosial di masyarakat, yang kami harapkan mereka juga bisa menularkan keanggota-anggota yang lainya yang ada di Kelurahannya masing masing,” harapnya
Dalam kegiatan tersebut kata Andi, pihaknya melibatkan semua PSM di Kota Bogor, yakni dari 68 Kelurahan perkelurahan melibatkan 2 orang relawan dengan ditambah pengurus Kecamatan sekitar 150 pekerja sosial masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Reporter: Ismet
Editor: Anwar S.




