
Bogor, beritainnews – Kegiatan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Masyumi Kota Bogor periode 2026–2031 dilakukan di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) jalan pajajaran kota bogor dengan mengusung tema, “Merajut silaturahmi berdasarkan etika Islami untuk bersama membangun kota bogor yang Maju dan berkeadilan”, Rabu 27/07/26.
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Masyumi Nomor 085/32.71/SKR/DPP/12/1447 tentang Pengesahan Susunan dan Personalia Dewan Pimpinan Daerah Partai Masyumi Kota Bogor Periode 2026–2031, yakni Muhammad Luthfie, dipercaya sebagai Ketua DPD Masyumi Kota Bogor, lalu Abdul Hakim Dalimunthe dipercaya sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Masyumi Kota Bogor.

Turut hadir pada kegiatan pelantikan ini, diantaranya Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Kapolsek Bogor Timur Kota Bogor, AKP Asep Sundana, Ketua Umum DPP Partai Masyumi, Ahmad Yani, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Masyumi, Rudi Suba Sutarja, Kepala Kesbangpol Kota Bogor yang diwakili, perwakilan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), serta undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim turut menyampaikan, bahwa dalam politik berbagai kemungkinan dapat terjadi. Menurutnya, pelantikan pengurus DPD Masyumi Kota Bogor menjadi langkah strategis yang turut memberikan warna bagi dinamika politik di Kota Bogor maupun Indonesia.
“Selamat untuk jajaran pengurus yang baru dilantik. Pemkot Bogor siap bersinergi dan berkolaborasi untuk kebaikan,” ucap Dedie Rachim.
Ketua DPD Masyumi Kota Bogor, Muhammad Luthfie, usai dilantik mengatakan, pelantikan tersebut menjadi dasar bagi Partai Masyumi untuk beraktivitas secara politik di Kota Bogor untuk berkolaborasi dengan Pemerintah daerah dan pihaknya ingin turut mengawal pembangunan Kota Bogor,
“Kami ingin turut mengawal pembangunan pemerintah kota bogor yang maslahat, peredikat, maju dan tentunya berkeadilan,”ujarnya.
Dia juga menegaskan, Partai Masyumi akan terus mengawal terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dan bilamana ada hal-hal yang kiranya menyimpang aturan, pihaknya tidak segan untuk memberikan kritik yang membangun, sebagai bagian dari sinergi dalam kebaikan.
“Sebagai langkah awal, DPD Partai Masyumi Kota Bogor akan memperkuat struktur organisasi partai hingga terbentuk kepengurusan DPC di enam kecamatan se-Kota Bogor,” kata Luthfie.
Selain itu, lanjut Luthfie pengurus juga akan menyelenggarakan pendidikan politik internal serta menggelar diskusi kebangsaan bersama Wali Kota Bogor dan partai-partai politik lainnya dan agenda tersebut juga telah mendapat persetujuan dari Wali Kota yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Target Partai Masyumi cukup besar, pada perhelatan politik nanti, kami berkeinginan untuk menyodorkan lima kader terbaik sebagai anggota DPRD, ‘ya kalau Pileg itu paling tidak kami ingin menghadirkan lima minimal anggota DPRD,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani memaparkan, bahwa partai marsyumi memiliki warisan sejarah panjang dalam perjalanan bangsa melalui hubungan historis antara Syarikat Islam yang menurutnya Partai Masyumi merupakan aset perjuangan yang tetap relevan hingga saat ini.
“Masyumi pernah memenangkan Pemilu 1955. Jejak sejarah itu tidak akan hilang. Hari ini kita melanjutkan perjuangan dengan mendukung partai yang didukung para ulama,” jelasnya.
Dia juga mengakui, bahwa tantangan politik saat ini jauh lebih berat dibanding masa lalu. Ahmad Yani menilai, praktik politik transaksional masih menjadi persoalan serius yang harus dihadapi seluruh kader.
Sementara Humas DPD Partai Masyumi, Utari Sulistyowati, mengapresiasi pelantikan tersebut khususnya kehadiran Wali Kota dalam pelantikan tersebut, terlebih menurutnya bahwa Wali Kota merupakan cucu dari salah satu pengurus Partai Masyumi di masa lalu, sehingga dia menilai walikota Dedie Rachim sangat memahami secara ideologis semangat kebangkitan partai.
“Kami juga meyakini, Ketua DPD kota bogor partai Masyumi, bapak Luthfie yang berlatar belakang akademisi inipun sangat tepat memimpin dan memahami dinamika wilayah,” pungkas Utari.
Reporter: Ismet
Editor: Anwar S.




