
Nampak Rusli Prihatevy didampingi Eka Wardhana dan jajarannya saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai terpilihnya kembali menjadi ketua DPD partai Golkar Kota Bogor. (Dok.beritainnews)
Bogor, beritainnews – Pada Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar ke-Xl (11) 2026 dengan tema “Membangun solidaritas untuk kejayaan partai Golkar di Kota Bogor” yang digelar di Braja Mustika Convention Center Kecamatan Bogor Barat tersebut, Secara aklamasi, Rusli Prihatevy, berhasil kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Bogor, periode 2025-2030, jum’at 31/07/26.

Ketua Panitia Penyelenggara Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor, Eka Wardhana menyampaikan, kegiatan Musda Partai Golkar yang ke-XI diawali dengan silaturahmi dan pendidikan politik yang dihadiri kurang lebih sekitar 1200 orang pengurus dan kader partai Golkar se-Kota Bogor,
“Pelaksanaan Musda partai Golkar ke-Xl Kota Bogor, adalah untuk melaksanakan amanat konstitusi partai yang menuntut adanya pergantian pengurus melalui Musyawarah Daerah (Musda) guna menjamin kesinambungan dan eksistensi partai Golkar didaerah Jawa Barat,”ujar Eka.
Selain itu, lanjut dia agenda Musda ke-XI partai Golkar tersebut juga untuk melaksanakan konsolidasi dan pengambilan keputusan organisasi dalam menerapkan kebijakan trategis partai Golkar dalam setiap ikatan.
Menurut Eka bahwa peserta Musda ke-XI partai Golkar Kota Bogor tahun 2026, meliputi DPD partai Golkar Provinsi Jawa Barat, pengurus DPD partai Golkar Kota Bogor, dewan pertimbangan DPD partai Golkar Kota Bogor, pimpinan partai Golkar Kecamatan se-Kota Bogor.
Disamping itu sambungnya kegiatan Musda ke-Xl diikuti para pimpinan organisasi daerah partai Golkar soksi Kogoro 1957 dan ormas MKGR Kota Bogor, pimpinan daerah ormas yang didirikan partai Golkar, AMPI, Majlis Dakwah Islamiyah, himpunan wanita karya, pengajian Al-Hidayah dan pakar ulama Kota Bogor, pimpinan daerah organisasi sayap partai Golkar AMPG dan KPPG Kota Bogor.
Sementara Ketua DPD Golkar terpilih, Rusli Prihatevy mengatakan, forum Musda ini merupakan forum tertinggi yang yang mudah-mudahan bukan hanya sekedar untuk memilih ketua DPD saja, akan tapi forum Musda ini, bagian dari evaluasi semua program pada pereode sebelumnya,
“Insya Allah nanti ini bagian dari kewajibkan kita mengevaluasi program-program yang tentunya sudah dilalui 2020-2025 guna mempersiapkan dan menyusun program kerja 2025-2030 kedepan, ‘ya mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat untuk warga masyarakat Kota Bogor dan khususnya partai Golkar,” tuturnya.
Rusli Prihatevy juga mengutarakan langkah awal berfokus menyusun serta mengevaluasi struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bogor untuk periode 2025–2030 yang akan dilakukan bersama pimpinan Kecamatan serta organisasi sayap Partai Golkar,
“Ya tentunya penyusunan kepengurusan menjadi bagian penting untuk memperkuat organisasi dalam mempersiapkan strategi menghadapi agenda politik mendatang,” ungkapnya.
Adapun terkait target untuk meraih posisi di tingkat eksekutif, pihaknya masih melakukan pembahasan dan perhitungan secara terukur,
“Ini masih berproses, dengan hitungan kalkulatif yang matang, apa yang menjadi instruksi Ketua DPD Jawa Barat tentu menjadi perhatian penting kami,” jelas Rusli.
Kepengurusan baru akan menjadikan arahan DPD Partai Golkar Jawa Barat sebagai salah satu dasar dalam menyusun program kerja dan strategi politik di Kota Bogor,” tegas Rusli.
Sementara Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengatakan, Musda XI Partai Golkar Kota Bogor menjadi Musda tingkat DPD II pertama yang digelar di Jawa Barat, dan dia juga berharap penetapan Rusli secara aklamasi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga dan memperkuat soliditas internal partai,
“Mudah-mudahan dengan terpilihnya beliau secara aklamasi ini menyempurnakan kesolidan dan kebersamaan yang sudah terjaga dan terjalin baik,” harapnya.
Untuk capaian Partai Golkar Kota Bogor saat ini, menurutnya sudah menempati posisi kedua dalam perolehan kursi legislatif dengan raihan tujuh kursi.
“DPD Partai Golkar Jawa Barat pada pemilu berikutnya menargetkan perolehan kursi Golkar Kota Bogor dapat meningkat menjadi 10 hingga 11 kursi,” pungkas Daniel.
Reporter: Ismet
Editor: Anwar S.




