Sopir truk material Pembangunan Pesantren ARRUHAMA, Ciomas Bogor dihadang oknum warga dengan intimidasi 

Nampak pembangunan pesantren ARRUHAMA yang berlokasi di kampung Pada Asih, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor

 

Kab.Bogor, beritainnews.com – Sopir truk pengirim material pembangunan untuk Pesantren ARRUHAMA yang berlokasi di kampung Pada Asih, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor dihadang dengan intimidasi, pada rabu (24/09/25).

Menurut sopir truk, Hendar kejadian tersebut bermula saat dirinya hendak akan kembali membawa bahan material, dirinya mengaku dihadang oleh oknum warga berinisial (A) dan mendapat ancaman atau intimidasi,

TKP penghadangan dan intimidasi kepada sopir truk

“Saya saat akan kembali mengambil bahan material, saya dihalangi dengan sepeda motor oleh seorang warga dan di ancam akan di aniaya pabila saya mengambil kembali bahan material,” ujar Hendar kepada beritainnews.com.

Oknum warga (A) yang diketahui merupakan suami dari salah satu ketua RW setempat, mengklaim bahwa jalan yang dilalui oleh supir truk tersebut merupakan jalan pribadinya. Adapun, informasi yang dihimpun dari beberapa warga sekitar menyebutkan bahwa tanah tersebut dulunya sebagai jaminan atas pinjaman hutang yang tidak dapat dilunasi (A) kepada pihak bank terkait.

Lalu seiring berjalannya waktu, menurut warga yang enggan disebutkan namanya, bahwa surat tanah jaminan tersebut sudah ditebus warga sekitar dengan kesepakatan jalan tersebut untuk dijadikan jalan umum.

Menyikapi hal ini Pimpinan Pesantren ARRUHAMA, KH. Saeful Millah, merasa keberatan atas larangan dan tindakan intimidasi yang dilakukan oleh (A) dan pihaknya membawanya ke ranah hukum.

“Saya merasa keberatan atas tindakan ini, dan akan segera melaporkan ke aparat penegak hukum,” tegas KH. Saeful Millah dikediamannya.

Kiri Kasipem, Ade Hidayat, tengah H. Iin Basyirallah pihak pesantren dan Babinsa Kelurahan Padasuka Kabupaten Bogor.

KH. Saeful Millah juga mengatakan bahwa pembangunan pesantren yang dimilikinya ini untuk tujuan mulia bagi masyarakat dan generasi mendatang sebagai sarana pendidikan agama.

Sementara Kasi Pemerintah (Kasipem)  Kelurahan padasuka Kabupaten Bogor, Ade telah menyampaikan bahwa menurutnya pihak kelurahan juga mengetahui bahwa jalan tersebut sudah menjadi pasilitas jalan umum dan pemeliharaannya juga di kelola oleh pihak Kelurahan, maka sambung dia pihak kelurahan akan segera mengkonfirmasi kepada (A) atas permasalahan yang terjadi.

“Kami sudah menerima laporan ini, dan kami akan memediasi agar persoalan ini dapat segera diselesaikan, sehingga pembangunan pesantren ARRUHAMA dapat dilanjutkan kembali dan berjalan lancar tanpa adanya gangguan,”paparnya.

Menanggapi persoalan ini BABINSA KORAMIL 2113 / Ciomas, Serka Erison Ziliwu, pihaknya akan memediasi agar persoalan ini dapat segera diselesaikan. Untuk menjaga kondusifitas dan keamanan wilayah, pihaknya mengimbau untuk bermusyawarah dengan baik.

“Kami menghimbau agar permasalahan ini diselesaikan secara musyawarah dan mengedepankan data kebenaran, sehingga tidak ada pengakuan semata, untuk menjaga kerukunan warga,”pungkasnya.

 

(Nas)

 

Editor: Anwar S