Beranda BERITA UTAMA Dinkes Kota Bogor: DBD Salah Satu Konsentrasi Penanganan

Dinkes Kota Bogor: DBD Salah Satu Konsentrasi Penanganan

17

Kota Bogor – Dalam empat bulan terakhir januari-april 2022, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, kasus penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di kota bogor mencapai di atas 100 pasien setiap bulan yang terdata dari rumah sakit dan puskesmas, kata sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena, di Bogor.

Maka menurut Erna penyakit DBD menjadi salah satu konsentrasi penanganan di puskesmas dan rumah sakit yang ada di daerahnya.

“Dari rata-rata di atas 100 pasien, pada Bulan Februari hanya ada 75 orang dan yang tertinggi ada pada Bulan Maret sebanyak 155 orang,” ujar Erna.

Lebih lanjut Erna menuturkan, di musim penghujan pada bulan Januari, pasien kasus DBD mencapai 129 orang lalu turun pada Bulan Februari menjadi 75 orang dan melonjak lagi 100 persen menjadi 155 orang pada Bulan Maret kemudian di bulan april mulai turun menjadi 152 orang.

Adapun data-data diperoleh dari 25 puskesmas yang tersebar di enam kecamatan yang ada di Kota Bogor.

“penyakit DBD disebabkan nyamuk akibat genangan air yang jarang dibersihkan di lingkungan tempat tinggal atau tempat beraktivitas warga, maka itu perlu diantisipasi oleh masyarakat, “tuturnya.

Sementara Entomolog Kesehatan Dinkes Kota Bogor Fairuz Hayati menambahkan DBD dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya dengan gejala demam tinggi mendadak, sakit kepala, ruam, nyeri otot dan sendi, mual dan muntah serta kelelahan dan pada kasus yang parah terjadi pendarahan hebat dan syok membahayakan nyawa.

“Pada umumnya, penderita DBD juga akan mengalami fase demam selama 2-7 hari. Kewaspadaan DBD perlu dilakukan serius oleh  masyarakat,” pungkas Fairuz.

Red.Bi                                                   ant.