Kota Bogor, beritainnews.com – Barisan Monitoring Hukum (BMH) dapati rekaman percakapan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang seorang oknum Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Bogor terkait uang pelicin masuk SMPN Kota Bogor.

Menurut ketua BMH, Irianto bahwa isi dalam rekaman tersebut adanya percakapan seorang ibu berinisial (CHP) membeberkan betapa rapi dan teliti nya dan sangat hati-hati peran Kabid SMP yang berinisial AF ini sebagai penerima uang cash/langsung diantara orang tua murid, termasuk dari ibu (CHP) dan Ibu (L) serta peran sdr (Y) yang mengaku sebagai teamses Walikota periode 2024-2029 dengan mematok bandrol 28 juta rupiah untuk masuk SMPN 1 Kota Bogor yang sudah di kondisikan oleh oknum Kabid SMP tersebut dengan cara tektokan langsung antara orang tua murid dan kepala sekolah SMPN terkait.
Menurut isi percakapan dalam rekaman tersebut ternyata banyak pihak pihak yang turut terlibat dalam penyalahgunaan wewenang jabatan ini. – Jilid 1
(Red)
Editor : Anwar S







