Kota Bogor, beritainnews.com – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-53 tingkat Kota Bogor 2025 yang mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” menjadi momentum penting bagi pemerintah dalam memperkuat peran Tim Penggerak (TP) PKK sebagai mitra strategis pemerintah untuk membangun ketahanan keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung meriah di Gedung Gimnasium Vokasi IPB, Jalan Lodaya II, Kota Bogor, Rabu (30/7/2025).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberadaan PKK sebagai garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul sejak dari keluarga.
“PKK adalah garda terdepan bagaimana bangsa kita memulai sebuah langkah luar biasa yang akan dirasakan manfaatnya bagi bangsa kita di kemudian hari. Peringatan HKG ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum menegaskan kembali peran penting PKK selama lebih dari lima dasawarsa,” ujar Dedie Rachim.
Menurutnya, peran keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, pendidikan, dan kesehatan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, peran aktif para kader PKK sangat dibutuhkan untuk memastikan program-program pembangunan menyentuh masyarakat secara langsung. Dedie juga mengatakan
bahwa berbagai program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini berjalan beriringan dengan gerakan PKK, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, program Sekolah Rakyat, dan penyediaan makanan bergizi untuk anak-anak.
“Alhamdulillah, Kota Bogor sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tolong ibu-ibu PKK dorong semua warga datang ke puskesmas, periksakan kesehatannya. Ke depan kita akan punya satu data sebagai landasan kebijakan kesehatan,” imbuhnya.
Selain itu Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa Kota Bogor tengah membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi kebutuhan makan sehat bagi 120.000 anak. Saat ini, 10 SPPG telah berjalan dan ditargetkan akan terpenuhi seluruhnya pada tahun 2027.
“Insyaallah tahun 2027, SPPG akan lengkap dan Kota Bogor menjadi kota yang tuntas dalam layanan makanan bergizi bagi seluruh anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan,” tuturnya.
Sementara Ketua Umum TP PKK Pusat, Nyonya Tri Tito Karnavian, yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menyoroti perjalanan panjang dan kontribusi besar gerakan PKK sejak berdiri pada tahun 1972,
“PKK telah berkembang menjadi pergulatan sosial yang masif dengan lebih dari 2,5 juta kader dan 4,1 juta kelompok dasawisma. PKK terus mendukung program pemerintah di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan,” ucap Yantie Rachim.
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”,
Yantie berharap gerakan PKK dapat selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.
“PKK berperan aktif dalam mendukung lima dari delapan Asta Cita nasional, mulai dari memperkokoh nilai-nilai Pancasila, mendorong kemandirian pangan, hingga memperkuat peran perempuan dalam pembangunan,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut beberapa Tim penggerak PKK kota Bogor juga meraih penghargaan sebagai prestasi yang telah di capainya, diantaranya Tim penggerak PKK Kebon Pedes Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, yakni Pokja 1 juara 1 PAAREDI, Pokja 2 juara harapan 2 Kampung Mandiri, Pokja 2 juara harapan 3 Rumah Dilan, Pokja 4 juara 1 GKSSTB dan juara harapan 1 sebagai sekretaris tertib administrasi. (An)
Editor : Anwar S







