
Kepala BPBD Teo didampingi Sekda Syarifah saat melakukan pemasangan alat pendeteksi banjir dok. Foto BPBD
Kota Bogor (B.in) – Sebagai upaya dalam mengantisipasi luapan banjir sungai agar tidak masuk ke pemukiman warga, khususnya bagi warga yang berada di sekitaran sungai yang mana akan berdampak pada kerugian material warga, oleh karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah memasang alat pendeteksi banjir di area jembatan sungai yang rawan banjir.
Kepala pelaksana BPBD Teofilo Patrocinio Freitas, mengatakan alat pendeteksi banjir tersebut di rakit langsung oleh pihaknya (BPBD) dan saat ini dilakukan uji coba dengan memasang alat pendeteksi banjir ini di dua wilayah kota bogor, yakni Kelurahan Tanah Baru dan Kelurahan Cibuluh Kota Bogor.

“Apabila volume ketinggian air melewati jembatan ataupun batas yang ditentukan alat tersebut, maka secara otomatis alarm dari alat itu akan berbunyi untuk memperingatkan warga agar mempersiapkan diri untuk menyelamatkan barang-barang yang rentan terhadap air,” Ujar Teofilo yang akrab di sapa Teo ini usai melakukan uji coba alat tersebut kepada beritainnews.com di kantornya, rabu (25/6/22).
Menurut Teo, tujuan dari pemasangan alat penditeksi banjir Itu untuk mengurangi resiko kerugian material maupun nyawa. Adapun sambung Teo, nantinya alat ini akan dipasang di semua wilayah Kota Bogor khususnya area sungai yang rawan banjir.
“Respon antusias warga sangat baik dengan pemasangan alat ini, warga juga berharap alat pendeteksi banjir ini dapat mengingatkannya saat banjir datang,”Kata Teo.
Sementara, sambung Teo, bu Sekda Syarifah Sofiah dalam sambutannya berharap alat pendeteksi ini dapat membantu mengingatkan masyarakat terhadap datangnya banjir, selain itu Sekda juga meminta agar dilakukan normalisasi pelebaran sungai sebagai upaya untuk agar aliran arus sungai lancar tanpa terbendung.
“Kami harapkan alat pendeteksi banjir yang sudah terpasang ini mampu mengurangi resiko kerugian material warga dan dapat mempersiapkan diri dengan melakukan evakuasi mandiri, “Harap Teo.
Uji coba pemasangan alat ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, Kepala Bidang Disperumkim, Danramil, Kapolsek Bogor Utara, Camat dan Lurah Bogor Utara serta RT, RW dan warga sekitar.
“Kami juga mengimbau bagi warga yang tinggal di bantaran sungai maupun dipinggiran tebing agar dapat turut aktif menjaga keselamatan diri dan keluarga dengan menjaga lingkungan alam itu sendiri, diantaranya tidak membuang sampah ke sungai serta membuat gundul lereng yang mana akan berpotensi bencana alam,”Pungkasnya.
Editor : Anwar




